Imam
Asy Syafi’i rahimahullah pernah mengatakan, “Aku pernah bersama dengan seorang
sufi. Aku tidaklah mendapatkan pelajaran darinya selain dua hal. Pertama, dia
mengatakan bahwa waktu bagaikan pedang. Jika kamu tidak memotongnya (memanfaatkannya),
maka dia akan memotongmu.”
Lanjutan dari perkataan
Imam Asy Syafi’i di atas, “Kemudian orang sufi tersebut menyebutkan perkataan
lain:
وَنَفْسُكَ إِنْ أَشْغَلَتْهَا بِالحَقِّ وَإِلاَّ اشْتَغَلَتْكَ
بِالبَاطِلِ
Jika
dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan
dengan hal-hal yang sia-sia (batil).”
Ibnul Qayyim
rahimahullah mengatakan,
“Waktu
manusia adalah umurnya yang sebenarnya. Waktu tersebut adalah waktu yang
dimanfaatkan untuk mendapatkan kehidupan yang abadi dan penuh kenikmatan dan
terbebas dari kesempitan dan adzab yang pedih. Ketahuilah bahwa berlalunya
waktu lebih cepat dari berjalannya awan (mendung). Barangsiapa yang waktunya
hanya untuk ketaatan dan beribadah pada Allah, maka itulah waktu dan umurnya
yang sebenarnya. Selain itu tidak dinilai sebagai kehidupannya, namun hanya
teranggap seperti kehidupan binatang ternak.”
Ingatlah … kematian
lebih layak bagi orang yang menyia-nyiakan waktu.
Ibnul Qayyim
mengatakan,
“Jika
waktu hanya dihabiskan untuk hal-hal yang membuat lalai, untuk sekedar
menghamburkan syahwat (hawa nafsu), berangan-angan yang batil, hanya dihabiskan
dengan banyak tidur dan digunakan dalam kebatilan, maka sungguh kematian lebih
layak bagi dirinya.”
(Al
Jawabul Kafi, 109)
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
mengatakan,
“Sungguh,
jika hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya,
niscaya ia tidak akan menjumpai hal-hal lain yang lebih manis, lebih indah,
lebih nikmat dan lebih baik daripada Allah. Manusia tidak akan meninggalkan
sesuatu yang dicintainya, melainkan setelah memperoleh kekasih lain yang lebih
dicintainya. Atau karena adanya sesuatu yang ditakutinya. Cinta yang buruk akan
bisa dihilangkan dengan cinta yang baik. Atau takut terhadap sesuatu yang
membahayakannya.”

No comments:
Post a Comment