Dakwah Kampus

Akhlak dan AdabTazkiyah

Ketika Kuperhatikan Manusia



Aku memperhatikan manusia, dan ternyata setiap orang mempunyai orang yang dicintainya. Bila sudah tiba waktu di kuburan, maka keduanya berpisah, maka aku menjadikan yang kucintai adalah kebaikan-kebaikanku agar ia senantiasa bersamaku hingga dalam kubur.

Aku membaca Firman Allah:"Dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya." (QS.An-Naizat:40),
Maka aku berupaya keras agar jiwaku melawan hawa nafsunya, sehingga ia bersemayam di atas ketaatan kepada Allah.

Aku melihat siapa yang mempunyai sesuatu yang berharga, maka dia akan menjaganya, kemudian aku memperhatikan Firman Allah: "Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah akan kekal." (QS.An-Nahl:96),
Maka setiap kali aku memiliki sesuatu yang berharga, aku memberikannya kepada Allah agar ia tetap terjaga di sisi-Nya.

Aku melihat orang-orang berlomba dalam urusan harta, kedudukan, dan kemuliaan, padahal ia bukan apa-apa, lalu aku memperhatikan Firman Allah: "Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamudi sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu." (QS.al-Hujurat:13)
Maka aku berusaha menjadi orang yang bertakwa agar menjadi orang mulia di sisi Allah.

Aku melihat orang-orang saling dengki, lalu aku memperhatikan Firman Allah: "Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia." (QS.Az-Zukhruf:32)
Maka aku meninggalkan sifat dengki.

Aku melihat manusia saling bermusuhan, lalu aku memperhatikan Firman Allah: "Sesungguhnya setan itu adalah musuh nyata bagimu, maka jadikanlah ia musuhmu." (QS.Fathir:6)
Maka aku tidak memusuhi manusia, sebaliknya menjadikan setan sebagai musuh satu-satunya.

Aku melihat manusia merendahkan diri mereka dalam mencari rizki, maka aku memperhatikan Firman Allah:
"Dan tidak ada sesuatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberikan rizkinya." (QS.Hud:6)
Maka aku menyibukkan diriku dengan apa yang menjadi hak Allah atasku dan meninggalkan hakku di sisi-Nya.

Aku melihat mereka bertawakkal (mengandalkan) perdagangan, pekerjaan, dan kesehatan tubuh mereka, maka aku bertawakkal kepada Allah.

Sungguh dunia itu remeh.. akhirat itu mulia.
Barangsiapa yang mengejar dunia maka akhirat akan meninggalkanmu, barangsiapa  yan mengejar akhirat maka dunia tidak punya pilihan lain selain mengikutimu..

Mukhtasar Minhajul Qashidin

No comments:

Post a Comment

| Designed by Colorlib