Aku memperhatikan manusia, dan ternyata
setiap orang mempunyai orang yang dicintainya. Bila sudah tiba waktu di
kuburan, maka keduanya berpisah, maka aku menjadikan yang kucintai adalah
kebaikan-kebaikanku agar ia senantiasa bersamaku hingga dalam kubur.
Aku membaca Firman Allah:"Dan menahan diri dari keinginan hawa
nafsunya." (QS.An-Naizat:40),
Maka aku berupaya keras agar jiwaku
melawan hawa nafsunya, sehingga ia bersemayam di atas ketaatan kepada Allah.
Aku melihat siapa yang mempunyai sesuatu
yang berharga, maka dia akan menjaganya, kemudian aku memperhatikan Firman
Allah: "Apa yang di sisimu akan
lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah akan kekal." (QS.An-Nahl:96),
Maka setiap kali aku memiliki sesuatu yang
berharga, aku memberikannya kepada Allah agar ia tetap terjaga di sisi-Nya.
Aku melihat orang-orang berlomba dalam
urusan harta, kedudukan, dan kemuliaan, padahal ia bukan apa-apa, lalu aku
memperhatikan Firman Allah: "Sesungguhnya
orang yang paling mulia diantara kamudi sisi Allah ialah orang yang paling
bertakwa diantara kamu." (QS.al-Hujurat:13)
Maka aku berusaha menjadi orang yang
bertakwa agar menjadi orang mulia di sisi Allah.
Aku melihat orang-orang saling dengki,
lalu aku memperhatikan Firman Allah: "Kami
telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia."
(QS.Az-Zukhruf:32)
Maka aku meninggalkan sifat dengki.
Aku melihat manusia saling bermusuhan,
lalu aku memperhatikan Firman Allah: "Sesungguhnya
setan itu adalah musuh nyata bagimu, maka jadikanlah ia musuhmu."
(QS.Fathir:6)
Maka aku tidak memusuhi manusia,
sebaliknya menjadikan setan sebagai musuh satu-satunya.
Aku melihat manusia merendahkan diri
mereka dalam mencari rizki, maka aku memperhatikan Firman Allah:
"Dan
tidak ada sesuatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang
memberikan rizkinya." (QS.Hud:6)
Maka aku menyibukkan diriku dengan apa
yang menjadi hak Allah atasku dan meninggalkan hakku di sisi-Nya.
Aku melihat mereka bertawakkal
(mengandalkan) perdagangan, pekerjaan, dan kesehatan tubuh mereka, maka aku
bertawakkal kepada Allah.
Sungguh dunia itu remeh.. akhirat itu
mulia.
Barangsiapa yang mengejar dunia maka
akhirat akan meninggalkanmu, barangsiapa
yan mengejar akhirat maka dunia tidak punya pilihan lain selain
mengikutimu..
Mukhtasar Minhajul Qashidin
No comments:
Post a Comment