Abdullah bin Mubarak Rahimahullah berkata:
“Kami
diberitahu Sulaiman bin al-Mughirah dari Humaid bin Hilal, ia berkata:
Disebutkan kepada kami bahwa seseorang jika memasuki Surga ia dirupakan dengan
rupa penduduk Surga. Ia dipakaikan denga busana mereka. Diberi hiasan dengan
hiasan-hiasan mereka. Dan diperlihatkan kepadanya istri-istri serta para
pelayannya. Setelah itu ia diliputi oleh kegembiraan. Seandainya ia harus
meninggal pada saat itu, pasti ia meninggal karena kegembiraan itu. Kemudian dikatakan
kepadanya: ‘Tidakkah kamu melihat kegembiraan kamu ini?! Sesungguhnya
kegembiraan tersebut terus menjadi milikmu selamanya’.”
Abdullah bin Ahmad berkata: Kami diberitahu oleh Suwaid bin Sa’ad, ia berkata: Kami diberitahu oleh Ali bin Mishar dari Abdurrahman bin Ishaq, ia berkata: Kami diberitahu oleh An-Nu’man bin Saad, ia Berkata:
“Kami pernah duduk bersama Ali,
kemudian ia membaca ayat yang mulia ini: ‘(Ingatlah) hari (ketika) Kami
mengumpulkan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, bagaikan
kafilah yang terhormat. Dan Kami akan menggiring orang-orang yang durhaka ke
Neraka Jahannam dalam keadaan dahaga.’ (QS. Maryam: 85-86) Ali berkata: ‘Demi
Allah! Mereka tidak dikumpulkan di atas kaki-kaki mereka. Utusan-utusan itu
juga tidak dikumpulkan di atas kaki-kaki mereka. Tetapi mereka didatangkan
dengan onta-onta yang sebelumnnya belum pernah dilihat manusia. Di atas
onta-onta itu ada pelana dari emas. Maka mereka pun naik di atasnya hingga
sampai di pintu-pintu Surga.”
dikutip dari buku Rahasia Istana Surga, Syaikh Mahir Ahmad.
dikutip dari buku Rahasia Istana Surga, Syaikh Mahir Ahmad.

No comments:
Post a Comment